IKN, Mahyudin Berharap Warga Lokal jangan Jadi Penonton

img

Wakil Ketua DPD RI H Mahyudin

POSKOTAKALTIMNEWS.COM, KUKAR- Wakil Ketua DPD RI H Mahyudin melakukan kunjungan silaturahmi ke Kabupaten Kutai Kartanegara. Bertempat di cafe Kopiral Tenggarong, Jum'at (23/12/2022), Mahyudin bertemu dengan warga masyarakat Tenggarong dan sekitarnya.

Acara silaturahmi tersebut dirangkai  dengan talkshow kisah inspiratif Mahyudin, dengan mengusung tema membentang kebaikan dan menginspirasi.

Dalam kesempatan itu beliau juga mendengarkan keluhan masyarakat Kukar seperti, bagaimana bisa mengembangkan usaha, sehingga bisa meningkatkan perekonomian mereka. Rangkaian talkshow juga dihadiri oleh kaum milenial, pelajar, mahasiswa, bahakan pelaku UMKM di Kukar.

H Mahyudin mengatakan, kunjungan ke Kabupaten Kukar merupakan dalam rangka kegiatan reses DPD RI. Dalam hal ini setiap anggota akan berkeliling ke Dapilnya masing masing.

"Saya berkeliling di Dapil Kaltim, untuk melakukan tugas pengawasan di daerah terkait dengan hasil hasil pembangunan, jadi hal ini bagian dari evaluasi yang nantinya hasilnya akan disampaikan pada rapat kerja, di DPD RI bersama pemerintah," kata Mahyudin.

Ia juga menyebutkan, Kabupaten Kutai Kartanegara merupakan bagian dari Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, maka dari itu yang paling terpenting ialah fokus dari pemerintahan Kabupaten Kukar bersinergi dengan pemerintah pusat.

"Jangan sampai IKN di Kaltim, justru warga lokal yang menjadi penonton. Mungkin di Kukar bisa menghidupkan sektor pariwisatanya yang baik dan terkonsep," sebutnya

Dirinya berpesan kepada pemerintah daerah, Kabupaten Kukar memiliki kekayaan Sumber Daya Alam (SDA) yang luar biasa, dalam hal ini pemerintah daerah bersama masyarakat harus bijaksana dalam mengelola SDA yang dimiliki. Sehingga daerah dan masyarakat bisa bertumbuh kembang, wujudkan masyarakat sejahtera.

"Daerah tidak bisa bergantung terhadap SDA, tapi harus membangun sumber daya yang bisa diperbaruhi. SDM kita harus diperkuat, bukan hanya di Kukar saja, namun di Kaltim pada umumnya, pemerintah harus fokus terhadap perbaikan pendidikan, memberikan pelatihan, dan lainnya," ungkapnya.

Tentu dengan upaya tersebut, dapat mempersiapkan SDM untuk menyongsong IKN, sebab pembangunan IKN harus dikerjakan dengan cara profesional.

"Harapan kita, masyarakat harus dilibatkan, tentu yang memiliki kemampuan dalam melaksanakan pembangunan, khususnya masyarakat Kukar harus dilibatkan dalam proses pembangunan IKN," pungkasnya.(riz)